Breaking News

Pesan Berantai Catut Nama Bupati Lebak, Empat Warga Dicatut dan Diminta Ditolak Sekolah


Lebak, TARGETRILIS.COM – Beredarnya pesan berantai yang mengatasnamakan Bupati Lebak memicu kegaduhan di lingkungan satuan pendidikan. Pesan tersebut bukan hanya berisi imbauan, tetapi juga mencantumkan foto serta inisial empat warga yang diminta untuk ditolak jika mendatangi sekolah.

Dalam narasi yang tersebar luas di kalangan kepala sekolah, disebutkan bahwa empat orang berinisial U, D, HR, dan D diduga datang ke sekolah dengan mengatasnamakan Bupati Lebak terkait pembelian seragam dan iuran. Para kepala sekolah bahkan diminta menolak kehadiran mereka.

Kutipan pesan tersebut berbunyi:

"Assalamualaikum. Pa Kepsek mohon diinformasikan ke satuan pendidikan apabila ada 4 orang ini ke sekolah mengatasnamakan Bupati untuk pembelian seragam atau iuran ditolak saja. Kejadian ini sudah ada di Korwil/SD. Mohon ditolak apabila ada orang-orang ini ke satuan SMP/Subrayon."

Pesan itu tidak hanya menyebar cepat, tetapi juga dinilai berpotensi mencemarkan nama baik karena memuat foto dan identitas tanpa penjelasan resmi maupun dasar hukum yang jelas.

Muncul rumor bahwa penyebaran pesan tersebut diduga melibatkan oknum di lingkungan Dinas Pendidikan. Namun tudingan itu dibantah tegas oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Dodi Irawan.

"Saya sudah menerima pesan berantai tersebut, tetapi pihak dinas tidak terlibat," ujarnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan, H. Maman Suryaman, menegaskan pihaknya kini tengah menelusuri siapa pembuat dan penyebar pesan tersebut.

"Kami sedang menyelidiki siapa yang membuat atau menyebarkan chat itu. Jika ada yang mengetahui sumbernya, mohon diinformasikan," katanya, Rabu (11/2/2026).

Sementara itu, keempat warga yang namanya dicantumkan dalam pesan tersebut telah mendatangi Dinas Pendidikan untuk meminta klarifikasi. Mereka merasa dirugikan karena dituding secara sepihak serta dikaitkan dengan dugaan aktivitas yang belum tentu benar.

Kasus ini kini menjadi perhatian karena menyangkut pencatutan nama kepala daerah, potensi penyebaran informasi tidak terverifikasi, serta dugaan pencemaran nama baik. Publik pun menanti keseriusan penelusuran yang dilakukan Dinas Pendidikan untuk mengungkap siapa dalang di balik pesan berantai tersebut.

(Red)

0 Komentar

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - https//:www.targetrilis.com