Lebak, TARGET RILIS.COM – Bencana pergeseran tanah melanda Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Hingga Kamis (5/3/2026), jumlah rumah yang terdampak dilaporkan bertambah menjadi 40 unit, menyusul tingginya intensitas hujan dalam sepekan terakhir.
Peristiwa terjadi di Kampung Cinangga Lebak, kawasan perbukitan dengan tingkat kemiringan lereng cukup ekstrem. Kondisi tanah yang labil menyebabkan retakan pada bangunan warga semakin meluas dan berpotensi memicu keruntuhan.
Kepala Desa Bayah Timur, Rafik, mengatakan sebelumnya terdapat 32 rumah terdampak. Namun, delapan rumah tambahan kembali mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah yang masih berlangsung.
“Curah hujan tinggi selama satu pekan ini membuat jumlah rumah terdampak bertambah. Tanah yang labil menyebabkan retakan semakin parah,” ujarnya.
Sebanyak tujuh kepala keluarga dilaporkan telah mengungsi secara mandiri karena khawatir rumah mereka roboh sewaktu-waktu. Pemerintah desa mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras.
Menurut Rafik, kondisi geografis kampung yang berada di lereng memperbesar risiko. Posisi rumah yang bertingkat mengikuti kontur tanah membuat satu bangunan berada tepat di bawah bangunan lainnya.
Pemerintah Desa Bayah Timur telah menyiapkan lahan relokasi yang lokasinya tidak jauh dari kampung terdampak. Namun, realisasi pemindahan warga masih terkendala keterbatasan anggaran.
Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan asesmen teknis dan penanganan darurat guna mencegah korban jiwa, mengingat potensi pergerakan tanah masih mungkin terjadi selama musim hujan berlangsung. (*/red)


0 Komentar