Ticker

6/recent/ticker-posts

Semangat Persaudaraan Menggema di Milad Perdana Paguyuban Cisimeut Bersatu, 77 Anak Yatim Terima Santunan



Lebak, Banten, gemaindonews.com – Suasana haru menyelimuti Kampung Karag, Desa Nayagati, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Minggu (19/7/2026), saat Paguyuban Cisimeut Bersatu menggelar tasyakuran Milad ke-1. Tangis bahagia, lantunan doa, dan tepuk tangan panjang masyarakat berpadu dalam sebuah perayaan yang tidak hanya menjadi penanda usia organisasi, tetapi juga menghadirkan pesan kuat tentang persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan.

Mengusung tema "Memperkuat Rasa Persaudaraan dalam Menjalin Silaturahmi", peringatan milad tersebut menjadi panggung kebersamaan lintas elemen masyarakat. Momentum itu semakin bermakna ketika panitia menyerahkan santunan kepada 77 anak yatim, yang menjadi puncak acara sekaligus simbol kepedulian sosial Paguyuban Cisimeut Bersatu.

Satu per satu anak yatim melangkah ke atas panggung menerima santunan. Senyum polos mereka berpadu dengan mata yang berkaca-kaca, menciptakan suasana emosional yang menyentuh hati para tamu undangan maupun masyarakat yang memenuhi lokasi kegiatan.

Perayaan Milad ke-1 ini dihadiri Camat Leuwidamar H. Agung Nugraha, Kepala Desa Cisimeut Induk Juhedin, Kepala Desa Cisimeut Raya Ohan Baheri, Kepala Desa Nayagati Muhaemin, Ketua Paguyuban Cisimeut Bersatu Agus Bastian, tokoh masyarakat Udin Pice, dewan pendiri, dewan pembina, dewan penasihat, tokoh agama, seluruh anggota paguyuban, serta masyarakat dari berbagai desa.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan lantunan shalawat dari Tim Qasidah Kampung Karag yang membawa suasana semakin khusyuk. Kekhidmatan semakin terasa ketika Qari Internasional Ustadz Miftahudin dari Desa Cisimeut Induk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an dengan suara merdu yang mengundang decak kagum dan kekhusyukan para hadirin.

Dalam sambutannya, Ketua Paguyuban Cisimeut Bersatu Agus Bastian mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga persatuan, mempererat tali silaturahmi, serta menjadikan organisasi sebagai rumah besar yang mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kita harus terus memperkuat rasa persatuan dalam persaudaraan dan menjaga silaturahmi antar sesama. Dengan persatuan, kita dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," tegas Agus Bastian, yang disambut tepuk tangan meriah para hadirin.

Usai doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dan tausiyah yang mengajak masyarakat memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Memasuki penghujung acara, suasana berubah menjadi semarak. Pentas Seni Jaipong dari Desa Bojongmenteng tampil memukau, menyuguhkan gerak tari yang enerjik berpadu dengan alunan musik tradisional Sunda. Penampilan tersebut sukses menghibur masyarakat sekaligus menjadi wujud nyata pelestarian seni budaya lokal yang tetap hidup di tengah arus modernisasi.

Selain menjadi ajang silaturahmi, Milad perdana ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan sejumlah program pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Sekemantren Cisimeut. Program tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat peran Paguyuban Cisimeut Bersatu sebagai mitra pembangunan di tengah masyarakat.

Milad ke-1 ini menjadi tonggak perjalanan baru bagi Paguyuban Cisimeut Bersatu. Dengan semangat persaudaraan, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap budaya daerah, organisasi tersebut bertekad terus tumbuh menjadi kekuatan positif yang mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kabupaten Lebak.

Reporter: M. Juhri
Editor: Tim Redaksi