Breaking News

TANAH RETAK, HARAPAN PETANI MULAI MENGERING! Kemarau Ancam Sawah Bungin dan Kali Cisimeut, Warga Minta Pemerintah Bertindak Cepat


Lebak, TARGET RILIS.COM -  23 Juni 2026   Musim kemarau mulai menunjukkan wajah ganasnya. Hamparan pesawahan Bungin di Desa Nayagati, Kecamatan Leuwidamar, yang biasanya menghijau kini mulai mengering. Tanah-tanah pertanian tampak retak, sementara ladang milik warga perlahan kehilangan sumber kehidupan akibat minimnya curah hujan.


Tak hanya sawah dan ladang yang terdampak. Kali Cisimeut, yang selama ini menjadi urat nadi kehidupan masyarakat, debit airnya terus menyusut. Aliran sungai yang menjadi tumpuan petani untuk mengairi lahan sekaligus memenuhi kebutuhan air sehari-hari kini semakin mengecil, memicu kekhawatiran akan datangnya krisis air.

Di tengah kondisi tersebut, para petani hanya bisa memandang lahan mereka dengan rasa cemas. Tanaman yang baru memasuki masa pertumbuhan terancam mati sebelum menghasilkan panen. Jika hujan tak segera turun, ancaman gagal panen bukan lagi sekadar bayang-bayang, melainkan kenyataan yang siap menghantam perekonomian warga.

Meski Pemerintah Kabupaten Lebak telah memetakan wilayah-wilayah rawan kekeringan, masyarakat berharap langkah nyata segera diwujudkan. Mereka menilai penanganan cepat sangat dibutuhkan sebelum dampak kemarau semakin meluas.

"Kami berharap pemerintah segera turun tangan. Jangan menunggu sawah benar-benar mati dan masyarakat kesulitan air bersih. Petani butuh solusi sekarang, bukan nanti," ungkap salah seorang warga.

Warga mendesak pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan instansi terkait segera menyalurkan bantuan air bersih, mempercepat perbaikan jaringan irigasi, serta menyediakan pompa air untuk menyelamatkan ribuan meter persegi lahan pertanian yang mulai mengering.

Jika musim kemarau terus berlangsung dalam beberapa bulan ke depan, bukan hanya hasil panen yang terancam hilang. Krisis air bersih dikhawatirkan akan meluas dan memengaruhi kehidupan masyarakat di wilayah Kecamatan Leuwidamar.

Kini, harapan para petani hanya tertuju pada dua hal: turunnya hujan dan hadirnya langkah cepat pemerintah sebelum kemarau benar-benar melumpuhkan sektor pertanian di Kabupaten Lebak. (Juhri) 

0 Komentar

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - TARGET RILIS