Wisata Baduy diPadati Pengunjung diberbagai daerah
Lebak Banten, TARGETRILIS.COM – Suasana kawasan wisata budaya Baduy di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, semakin ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Momentum musim panen raya durian lokal menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para pengunjung untuk datang menikmati keindahan alam, kearifan lokal, serta kehidupan budaya masyarakat Baduy.
Kawasan Baduy yang dikenal dengan kekayaan adat dan tradisinya selalu memiliki daya tarik bagi masyarakat yang ingin melihat secara langsung kehidupan masyarakat adat. Di tengah musim panen durian lokal seperti saat ini, kunjungan wisatawan semakin memberikan warna tersendiri bagi aktivitas masyarakat di sekitar kawasan.
Terminal Ciboleger sebagai salah satu akses menuju kawasan wisata budaya Baduy juga menjadi titik kedatangan para tamu dari berbagai daerah. Para pengunjung datang dengan berbagai tujuan, mulai dari menikmati suasana alam, mengenal budaya dan kearifan lokal masyarakat Baduy, hingga berburu dan menikmati durian lokal hasil kebun masyarakat.
Melihat antusiasme para pengunjung tersebut, Kepala Desa Kanekes, Jaro Oom,pada Selasa 25 Agustus 2026 menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengunjung yang telah datang dan berkunjung ke kawasan Saba Budaya Baduy.
Menurutnya, kehadiran para tamu dari berbagai daerah merupakan bentuk kecintaan dan perhatian terhadap kekayaan budaya serta potensi alam yang dimiliki masyarakat Baduy. Namun demikian, seluruh pengunjung juga diharapkan tetap menghormati adat, menjaga sopan santun, kebersihan, serta kelestarian lingkungan selama berada di kawasan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengunjung dari berbagai daerah yang telah datang dan berkunjung ke Desa Kanekes serta kawasan budaya Baduy. Semoga para pengunjung merasa nyaman dan dapat menikmati keindahan alam, budaya, serta hasil bumi masyarakat kami,” ujar Jaro Oom.
Ia berharap momentum musim panen raya durian lokal ini dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat. Selain menjadi daya tarik wisata, hasil bumi yang melimpah juga menjadi berkah bagi warga dan dapat memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
Durian lokal Baduy sendiri menjadi salah satu hasil alam yang banyak diburu saat musim panen tiba. Para pengunjung dapat menikmati buah durian sambil merasakan suasana khas pedesaan dan lingkungan alam yang masih terjaga.
Jaro Oom juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian kawasan Baduy. Menurutnya, alam dan budaya merupakan kekayaan yang harus terus dirawat dan diwariskan kepada generasi mendatang.
“Kami berharap para pengunjung dapat ikut menjaga kebersihan dan kelestarian alam serta menghormati aturan dan adat istiadat yang berlaku. Mari kita bersama-sama menjaga budaya Baduy agar tetap lestari,” tambahnya.
Kunjungan wisatawan dari berbagai daerah di tengah musim durian menjadi bukti bahwa kawasan Baduy memiliki potensi besar dalam bidang wisata budaya dan alam. Dengan tetap mengedepankan penghormatan terhadap adat serta menjaga lingkungan, wisata budaya dapat memberikan manfaat tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Musim panen raya durian lokal Baduy bukan hanya menjadi momentum menikmati hasil bumi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para pengunjung untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya, kehidupan sederhana, serta kearifan lokal masyarakat Baduy.
Dengan keramahan masyarakat dan pesona alam yang dimiliki, kawasan Desa Kanekes dan Saba Budaya Baduy diharapkan terus menjadi destinasi yang memberikan pengalaman berharga bagi setiap pengunjung.
Baduy, alamnya terjaga, budayanya lestari, dan kearifan lokalnya menjadi kekayaan bangsa Indonesia.
Reporter : M.Zuhri
