Ticker

6/recent/ticker-posts

Sinergi TNI-Polri dan Pemda, Lebak Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla


Lebak, TARGETRILIS.COM  – Memasuki puncak musim kemarau, seluruh unsur pemerintah dan aparat keamanan di Kabupaten Lebak memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana dan Karhutla Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Mapolres Lebak, Senin (3/8/2026).

Apel dipimpin Kapolres Lebak AKBP Arninsi, S.H., S.I.K., M.Si., dan dihadiri Wakil Bupati Lebak Ir. H. Amir Hamzah, M.Si., Komandan Kodim 0603/Lebak yang diwakili Kasdim Mayor Arh Kelly Heriyanto, Kajari Lebak Adi Rifani, Wakapolres Kompol Eddy Prastyo, jajaran Forkopimda, BPBD, Satpol PP dan Damkar, PMI, PLN, Perhutani, Dinas Kesehatan, PDAM, serta personel TNI-Polri dan instansi terkait lainnya.

Mewakili Dandim 0603/Lebak Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata, Mayor Arh Kelly Heriyanto menegaskan bahwa Kodim 0603/Lebak telah menyiapkan personel terlatih beserta sarana pendukung, termasuk kendaraan pemadam kebakaran, guna mendukung upaya penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Lebak.

Ia menekankan bahwa risiko kebakaran dapat ditekan melalui peningkatan kewaspadaan, penguatan literasi kebencanaan, komunikasi yang efektif, serta penerapan prinsip temu cepat dan lapor cepat agar setiap potensi kebakaran dapat segera ditangani.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Lebak membacakan amanat Kapolda Banten yang menegaskan bahwa apel kesiapsiagaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud komitmen bersama dalam mengantisipasi ancaman Karhutla di Provinsi Banten.

Menurut amanat tersebut, perubahan iklim, meningkatnya suhu udara, musim kemarau yang berkepanjangan, serta aktivitas manusia menjadi faktor yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Kapolda Banten juga menginstruksikan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat patroli terpadu, deteksi dini kawasan rawan, edukasi kepada masyarakat, optimalisasi sarana dan prasarana, serta penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan. Seluruh personel juga diminta meningkatkan koordinasi lintas sektor dan melaksanakan patroli secara konsisten selama musim kemarau.

Sementara itu, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyatakan Kabupaten Lebak memiliki wilayah yang luas dengan sejumlah kawasan yang berpotensi mengalami Karhutla saat musim kemarau. Karena itu, menurutnya, keberhasilan penanggulangan bencana hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, Damkar, relawan hingga masyarakat.

Usai apel, Kapolres Lebak bersama Wakil Bupati, Kasdim 0603/Lebak, Forkopimda, dan para tamu undangan melakukan pemeriksaan pasukan serta pengecekan peralatan untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam menghadapi potensi bencana dan kebakaran hutan maupun lahan.

Kapolres Lebak AKBP Arninsi berharap apel kesiapsiagaan tersebut semakin memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi musim kemarau.

"Sinergi dan kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani dengan cepat," tegasnya.