Ticker

6/recent/ticker-posts

24 Titik Jaringan Irigasi P3A di Cikulur Lolos PHO, BBWSC3 Perkuat Dukungan bagi Produktivitas Pertanian


Lebak, TARGETRILIS.COM – Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3) menuntaskan proses Provisional Hand Over (PHO) terhadap 24 titik pekerjaan jaringan irigasi yang dikelola Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Selasa (4/8/2026). Tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan hasil pembangunan memenuhi standar teknis sebelum memasuki masa pemanfaatan.

Tim BBWSC3 melakukan pemeriksaan langsung di seluruh titik pekerjaan guna mengevaluasi kualitas konstruksi, fungsi jaringan, serta kesesuaian pelaksanaan dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. Apabila ditemukan kekurangan, pelaksana diwajibkan melakukan penyempurnaan sebelum proses serah terima dinyatakan selesai.

Rampungnya PHO pada 24 titik jaringan irigasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan keandalan sistem pengairan bagi lahan pertanian di Kecamatan Cikulur. Ketersediaan air yang lebih baik dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian, meningkatkan hasil panen, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Perwakilan Tim BBWSC3, Farid, mengatakan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh agar setiap pekerjaan benar-benar memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

"Kami melakukan pemeriksaan di setiap titik pekerjaan. Secara umum hasilnya telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Harapan kami, jaringan irigasi ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan dipelihara bersama sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani," ujarnya.

Menurut H. Nani, keberhasilan pembangunan jaringan irigasi merupakan hasil kolaborasi antara BBWSC3, pengurus P3A, pelaksana pekerjaan, dan masyarakat yang mengawal pelaksanaan di lapangan.

"Sinergi semua pihak menjadi kunci keberhasilan pembangunan ini. Kami berharap fasilitas irigasi yang telah selesai dibangun dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani," katanya.

Sementara itu, Deden mengingatkan pentingnya pemeliharaan jaringan irigasi agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

"Pembangunan telah selesai, namun keberlanjutan manfaatnya bergantung pada kepedulian semua pihak untuk menjaga dan merawat jaringan irigasi ini. Dengan pemeliharaan yang baik, fungsinya akan tetap optimal dalam mendukung sektor pertanian," tuturnya.

Penyelesaian PHO di 24 titik P3A Kecamatan Cikulur mencerminkan upaya berkelanjutan pemerintah melalui BBWSC3 dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air. Keberadaan jaringan irigasi yang andal diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan air, mendukung keberlangsungan usaha tani, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Lebak. (do/red)