Lebak Banten, TARGETRILIS.COM — Pengabdian tak selalu diukur dari megahnya bangunan atau panjangnya jalan yang dibentangkan. Di pelosok Desa Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, kepedulian itu hadir melalui langkah nyata personel gabungan TNI-Polri yang bersiap merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Rabu (14/10/2026).
Di tengah upaya membangun desa, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 menunjukkan bahwa pembangunan sejatinya bukan sekadar memperbaiki infrastruktur, melainkan juga menyentuh kehidupan masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal lebih layak.
Sebelum pekerjaan dimulai, personel gabungan terlebih dahulu mengikuti apel pagi yang dipimpin Kapten Inf Slamet. Apel tersebut diikuti personel Kodim 0603/Lebak, Polres Lebak, Lanal Banten, serta Yonif TP 840 sebagai bentuk kesiapan dan koordinasi sebelum melaksanakan tugas di lapangan.
Pengecekan personel dan kesiapan pekerjaan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian renovasi berjalan tertib, aman, dan sesuai rencana. Setelah apel, para personel bersiap melanjutkan kegiatan renovasi rumah warga yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-130.
Dari Rumah Tak Layak Menuju Harapan Baru
Bagi keluarga yang tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak, perbaikan hunian bukan sekadar urusan bangunan. Rumah merupakan tempat berlindung, ruang berkumpul bersama keluarga, sekaligus tempat menaruh harapan akan kehidupan yang lebih baik.
Melalui program renovasi RTLH, Satgas TMMD berupaya menghadirkan perubahan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Hunian yang lebih layak diharapkan memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.
Langkah tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan desa harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Infrastruktur penting, tetapi kelayakan tempat tinggal juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga.
Sinergi TNI-Polri, Pengabdian yang Menyentuh Rakyat
Keterlibatan personel Kodim 0603/Lebak, Polres Lebak, Lanal Banten, dan Yonif TP 840 menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan dalam pelaksanaan TMMD ke-130.
Melalui koordinasi dan gotong royong, para personel bersiap menjalankan pekerjaan dengan memperhatikan keselamatan serta kualitas hasil renovasi. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan kegiatan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.
Kehadiran Satgas TMMD di tengah warga juga membawa pesan bahwa pengabdian tidak berhenti pada tugas formal. Melalui pekerjaan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari, program pembangunan diharapkan benar-benar menghadirkan manfaat bagi masyarakat di pelosok.
TMMD Bukan Sekadar Membangun, tetapi Menghidupkan Harapan
TMMD ke-130 di Desa Citorek Barat menjadi momentum untuk memperkuat pembangunan desa melalui sasaran fisik maupun nonfisik. Selain mendukung peningkatan infrastruktur, program ini diarahkan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Renovasi RTLH menjadi salah satu wujud nyata dari semangat tersebut. Di balik proses pengerjaan rumah, terdapat harapan agar keluarga penerima bantuan dapat menempati hunian yang lebih layak dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih nyaman.
Dengan diawali apel pagi, Satgas TMMD ke-130 memantapkan kesiapan personel untuk melaksanakan tugas di lapangan. Pekerjaan renovasi diharapkan berjalan lancar, tepat sasaran, dan menghasilkan manfaat berkelanjutan.
TMMD ke-130 membawa pesan kuat: membuka akses bukan hanya tentang jalan, membangun bukan hanya tentang infrastruktur, dan mengabdi bukan sekadar menjalankan tugas. Lebih dari itu, pengabdian adalah menghadirkan kepedulian dan menumbuhkan harapan bagi masyarakat.
Dengan semangat “Membuka Akses, Menumbuhkan Harapan, Membangun Kemandirian,” Satgas TMMD bersama masyarakat terus berupaya mendorong perubahan positif di Desa Citorek Barat, Kabupaten Lebak. (red)
