Lebak Banten, TARGETRILIS.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di Kabupaten Lebak, Banten, Senin (13/10/2026). Melalui program tersebut, Kodim 0603/Lebak menargetkan pembangunan jalan sepanjang 1,4 kilometer yang diharapkan mampu memangkas jarak tempuh masyarakat sekaligus menghubungkan dua kecamatan.
Upacara pembukaan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Cibeber dan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Drs. Halson Nainggolan, mewakili Bupati Lebak. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 orang, termasuk Danrem 064/MY Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos., M.M., Dandim 0603/Lebak Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata, serta unsur TNI-Polri, kejaksaan, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, program ini dilaksanakan pada 13 Oktober hingga 11 November 2026, dengan Desa Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, sebagai lokasi kegiatan.
Jalan Baru Pangkas Jarak Tempuh
Salah satu sasaran utama TMMD Ke-130 adalah pembangunan jalan dengan panjang 1,4 kilometer dan lebar 3 meter. Infrastruktur tersebut diharapkan memperlancar mobilitas warga, memudahkan akses pendidikan, serta mendukung distribusi hasil pertanian.
Sekda Lebak Halson Nainggolan menjelaskan, selama ini masyarakat Desa Citorek Barat yang hendak menuju Kampung Jamrut, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cigemblong, harus menempuh jalur memutar melalui Kecamatan Sobang dengan jarak sekitar 15 kilometer.
Dengan adanya akses jalan baru, jarak tersebut diproyeksikan menjadi sekitar 6,4 kilometer.
“Dalam membangun daerah Lebak tidak bisa sendirian, harus bersama-sama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan TNI,” ujar Halson.
Menurutnya, pembangunan akses penghubung antarkecamatan tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang kegiatan ekonomi, mengangkut hasil pertanian, dan mempermudah anak-anak menuju pusat pendidikan.
Pemerintah Kabupaten Lebak juga berharap pembangunan infrastruktur perdesaan dapat berkelanjutan sehingga pemerataan pembangunan menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Sasar Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat
Danrem 064/MY Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto menyampaikan bahwa TMMD Ke-130 memiliki sasaran fisik dan nonfisik yang saling melengkapi.
Sasaran fisik meliputi pengecoran jalan sepanjang 1,4 kilometer, pembangunan lima titik sumur bor, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (rutilahu), pembangunan tembok penahan tanah sepanjang 20 meter, serta pembangunan gorong-gorong dan plat duiker.
Adapun sasaran nonfisik mencakup penyuluhan kesehatan, pendidikan, wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, dan kegiatan penyuluhan lainnya.
“Pada prinsipnya, TNI hadir untuk membangun negeri dari desa,” tegas Daru.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat agar hasil pembangunan dapat dipelihara serta dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Warga
Selain pembangunan infrastruktur, pembukaan TMMD Ke-130 juga diisi dengan pelayanan keluarga berencana (KB) gratis dan bakti sosial kesehatan bagi masyarakat Desa Citorek Barat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Sekda Lebak menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0603/Lebak atas dukungan dan kontribusinya dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan.
Melalui TMMD Ke-130, pembangunan jalan dan berbagai program pendukung diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas wilayah, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi serta memperluas akses pelayanan dasar bagi masyarakat di pelosok Kabupaten Lebak.
Penrem 064/MY

