Ticker

6/recent/ticker-posts

DI TENGAH PADATNYA TUGAS TMMD KE-130, DANDIM LEBAK HADIR DI SEREN TAUN KASEPUHAN CIBEDUG, WUJUD NYATA KEDekATAN TNI DENGAN MASYARAKAT ADAT

 


Lebak Banten, TARGETRILIS.COM - Di tengah padatnya tugas mengawal pembangunan desa melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026, Komandan Kodim (Dandim) 0603/Lebak, Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata, S.I.P., M.I.P., M.Sc., menyempatkan diri hadir di tengah masyarakat adat dalam tradisi Seren Taun Kasepuhan Cibedug, Kabupaten Lebak.

Kehadiran tersebut menjadi gambaran bahwa pengabdian seorang prajurit TNI tidak hanya diukur dari pembangunan jalan, perbaikan rumah warga, maupun berbagai sasaran fisik lainnya. Lebih dari itu, kedekatan dengan masyarakat, penghormatan terhadap adat istiadat, serta kepedulian terhadap warisan budaya bangsa juga memiliki arti penting.

Di saat Satgas TMMD ke-130 terus bekerja mengejar target pembangunan di wilayah pedesaan, Dandim 0603/Lebak tetap memberikan perhatian terhadap kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Langkah ini mencerminkan pentingnya menjaga hubungan antara TNI dan rakyat, bukan semata dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.

Seren Taun, Jejak Syukur dan Warisan Leluhur

Bagi masyarakat adat Kasepuhan Cibedug, Seren Taun bukan sekadar perayaan tahunan. Tradisi ini mengandung makna mendalam tentang rasa syukur atas hasil bumi, penghormatan terhadap alam, serta upaya menjaga nilai-nilai leluhur agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Di balik rangkaian tradisi adat tersebut, tersimpan pesan tentang kebersamaan, gotong royong, dan tanggung jawab menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan alam.

Nilai-nilai itulah yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat adat di Kabupaten Lebak. Warisan budaya tidak hanya menjadi kebanggaan masa lalu, tetapi juga pedoman kehidupan yang perlu diteruskan kepada generasi mendatang.

Kehadiran Dandim 0603/Lebak dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap keberlangsungan tradisi lokal yang memiliki nilai sosial dan budaya bagi masyarakat.

TMMD Bukan Hanya Membangun Infrastruktur

Program TMMD ke-130 yang dilaksanakan Kodim 0603/Lebak merupakan bagian dari upaya memperkuat pembangunan di wilayah pedesaan. Namun, pembangunan desa tidak semata-mata berbicara tentang infrastruktur dan fasilitas fisik.

Ada nilai kebersamaan, kepedulian, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang turut menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.

Melalui kedekatan dengan masyarakat, termasuk dalam kegiatan adat dan kebudayaan, hubungan antara TNI dan warga diharapkan semakin erat. Sebab, kekuatan pembangunan tidak hanya bertumpu pada bangunan yang berdiri, tetapi juga pada persatuan, kepercayaan, dan semangat gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat.

Di tengah tuntutan menyelesaikan berbagai sasaran TMMD, kehadiran Dandim dalam Seren Taun Kasepuhan Cibedug menjadi pengingat bahwa kemajuan desa dan pelestarian budaya harus berjalan beriringan.

Menjaga Adat, Merawat Persatuan

Kabupaten Lebak memiliki kekayaan tradisi masyarakat adat yang menjadi bagian penting dari identitas budaya Banten. Menjaga keberlangsungan tradisi tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat, tokoh adat, hingga masyarakat luas.

Kehadiran unsur TNI dalam kegiatan kebudayaan diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa warisan leluhur merupakan aset berharga yang patut dijaga.

Pada akhirnya, pengabdian kepada bangsa tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui upaya merawat persatuan, menghormati keberagaman tradisi, dan menjaga nilai-nilai luhur yang hidup di tengah masyarakat.

Di tengah kesibukan Satgas TMMD ke-130 membangun desa, pesan kemanunggalan TNI dan rakyat tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan: membangun negeri sekaligus menjaga jati diri bangsa.

Bersama Rakyat, TNI Kuat!